Ads (728x90)



Banda Aceh-Walikota Banda Aceh Aminullah Usman SE Ak MM melantik H Marzuki Ibrahim SE Ak sebagai Keuchik Peurada periode 2019-2025, di depan Mesjid Jamik Al-Hidayah Gampong Peurada Banda Aceh pada Kamis, 31 Januari 2019. Pelantikan ini istimewa karena dilantik langsung oleh Walikota, disebabkan Camat Syiah Kuala Aulia R Dahlan sedang sakit.

Pelantikan dan pengambilan sumpah Keuchik Peurada berlangsung meriah, dihadiri ratusan masyarakat gampong serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat.

Ditemui media ini usai pelantikan, Keuchik Peurada H Marzuki Ibrahim SE Ak menyatakan sangat terharu melihat kebersamaan masyarakat gampong, dari pemuda, kaum perempuan dan tokoh-tokoh masyarakat, semua sangat mendukung programnya ke depan.

“Program yang telah dilakukan akan diteruskan dan untuk berkesinambungan, selalu mendukung program yang dibuat walikota agar tercapainya kota yang gemilang. Jadi semua program baik harapan kampung bebas dari narkoba, kegiatan zikir seperti yang dilakukan walikota, kita juga siap dengan program yang lainnya. Semua selalu bersinergi dengan walikota, “ paparnya.

Lebih lanjut, Marzuki menerangkan program yang menjadi prioritas yakni mengatasi masalah administrasi gampong, untuk menunjang Pileg dan Pilpres ke depan jadi memerlukan data-data yang akurat.

“Kita juga mengharapkan semua aktivitas dari aparat desa, dari dusun-dusun siap untuk mendata kembali penduduk di kampung ini. Agar benar-benar memperoleh data yang akurat, dan bersinergi dengan walikota mengenai kependudukan data yang lengkap. Baik itu identitas, masalah pekerjaan, pengangguran, apabila data itu ada mudah untuk melakukan pembangunan ke depan, “ urainya.

Marzuki memahami keinginan masyarakat agar ada pemberdayaan ekonomi masyarakat, karena di Peurada ini ada berbagai macam profesi dari pejabat hingga yang belum memiliki pekerjaan tetap. “Kita benahi dan kita harapkan pemberdayaan, agar ada pemerataan di kampung ini, agar tidak ada perpecahan dan semua bersatu, “ pungkasnya.



Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Gampong Peurada Dr Sulastri M Si mengatakan akan menjalankan Program PKK yang selama ini sudah berjalan dengan baik, seperti kegiatan ibu-ibu pengajian, posyandu, bina keluarga balita, dan keterampilan.

“Jadi harapan ke depan, PKK itu bukan hanya melatih aspek keterampilan untuk ibu-ibu hanya sebagai softskill, yang tidak bisa dikembangkan menjadi penopang ekonomi. Saya berkeinginan ibu-ibu yang sekarang ini di rumah tangga bisa kita latih dengan program-program berdayaguna, bermanfaat untuk dijadikan sebagai sumber pendapatan, “tutur Sulastri yang juga seorang dosen.

Dia ingin memberdayakan kaum ibu agar bisa memiliki penghasilan tambahan, targetnya di Peurada bisa punya produk bukan hanya one gampong one product, tapi perdusun juga ada produk-produk unggulan, misalnya bisa memproduksi sambal sendiri.

“Kedepan kalau ada pelatihan rencananya kita buat database, yang ikut pelatihan mesti ada komitmen. Ilmunya di-share kepada yang lain, jadi bukan untuk diri sendiri karena mendapat amanah mewakili gampong untuk mengikuti kegiatan ini. Supaya softskill yang dimiliki itu berkembang dan meluas, keterampilan yang ada bisa merata, “ imbuhnya diujung wawancara.

Soraya

Posting Komentar