Ads (728x90)


Banda Aceh -  Adanya wabah covid-19, berdampak kepada puluhan pengusaha dan pimpinan PO AKAP, karena jumlah penumpang angkutan darat seperti bus, dan mini bus L 300 mengalami turunnya jumlah penumpang.

Demikian ungkap Ketua DPC Organda Kota Banda Aceh Zufridar kepada media ini, usai kegiatan Pelatihan Bantuan Sosial Program Keselamatan 2020 bersama Satlantas Polresta Banda Aceh di Kompleks Terminal Batoh pada Jumat (17/04).

Zufridar mengatakan selama virus Corona mewabah, pengusaha Angkutan Kota Antar Propinsi (AKAP) maupun Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) di wilayah Kota Banda Aceh merasakan dampak penurunan pendapatan.

"Dari segi ekonomi sangat turun drastis tapi dengan ada cobaan ini dari Allah SWT saya secara pribadi, dan mewakili dari perusahaan  menerima dengan lapang dada. Ada hikmah di balik semua cobaan ini, dan kita minta kepada Allah yang maha kuasa agar virus corona ini cepat berakhir, " ucapnya optimis.

Ditambahkannya, dengan kondisi saat ini pengusaha angkutan mengeluh dengan pemasukan yang terus turun. Namun Zufridar bersyukur dengan dicabutnya jam malam, sehingga angkutan darat kembali menggeliat secara perlahan, apalagi menjelang puasa dan hari raya ke depan.

"Cuma kita jaga jarak saja. Insya Allah kami dari pengusaha angkutan berterima kasih juga kepada Bapak Presiden Jokowi, atas partisipasinya membantu para kernet dan supir yang bergerak di bidang angkutan barang maupun penumpang. Alhamdulillah kami merasa meskipun tidak seberapa, tapi atas manfaatnya kami mengucapkan terimakasih dengan kebijakan tersebut, " paparnya.

 Zufridar berharap, agar virus Corona yang melanda dunia saat bisa segera cepat hilang, terutama di wilayah Aceh.

Soraya

Posting Komentar