-->

Kaligrafer Muda Naura Azkiya Zafina Ukir Prestasi di Panggung FASI XI Pidie 2026

Rabu, 23 September 2026, September 23, 2026 WIB Last Updated 2026-09-23T08:02:25Z


Sigli – Pelaksanaan Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) XI Kabupaten Pidie tahun 2026 tidak hanya menjadi panggung kompetisi biasa, melainkan tempat lahirnya bintang-bintang baru di bidang syiar Islam. 


Salah satu sosok yang paling menarik perhatian publik dan dewan hakim adalah Naura Azkiya Zafina, seorang santriwati cilik yang berpotensi sebagai calon kaligrafer termuda masa depan dari Pidie.


Gadis kecil ini sukses mengukir prestasi di panggung kompetisi, setelah secara meyakinkan dinobatkan sebagai Juara 1 Lomba Cabang Khat Hiasan Mushaf (Putri). Keberhasilannya memboyong piala utama ini menjadi perhatian masyarakat, mengingat usia dan bakat besarnya yang dinilai melampaui anak-anak seusianya.


Naura merupakan santri berbakat dari TPA Darul Athfalil Muta'allimin, sebuah lembaga pendidikan Al-Qur'an yang terletak di Desa Padang, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie. Di bawah bimbingan telaten dari gurunya, Ummi Sitti Safiatun, S.HI, potensi emas Naura dalam seni menulis indah Al-Qur'an, berhasil diasah hingga mencapai level tertinggi di tingkat kabupaten.


Berhasil menarik perhatian Dewan Hakim dengan ketelitian tinggi, perjalanan Naura menuju podium juara pertama dilewati melalui persaingan yang sangat sengit, sejak hari pertama kompetisi di MTsN 5 Pidie pada Minggu, 13 September 2026. Cabang Khat Hiasan Mushaf bukanlah perkara mudah. Cabang ini menuntut ketahanan fokus, keserasian warna, kebersihan media, dan kepatuhan yang ketat terhadap kaidah-kaidah khat yang rumit.




Di balik jemari kecilnya yang telaten, guratan kuas dan pena Naura bergerak dalam menghias ayat-ayat suci Al-Qur'an. Hasilnya  terbukti mampu memenuhi standar tinggi yang ditetapkan oleh tim penilai profesional.


Koordinator Dewan Hakim FASI XI Pidie, Dr. Darwin SAg, MH, menekankan bahwa ajang ini memang didesain untuk menjaring talenta muda berbakat sejak dini. "Perlombaan ini menjadi bagian dari upaya memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan keagamaan sekaligus memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an," ujarnya.


Permata Baru dari Simpang Tiga di Momentum Uroe Lahè Pidie


Prestasi gemilang Naura ini terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan momentum Peringatan Uroe Lahè (Hari Jadi) Kabupaten Pidie yang ke-515. Di tengah persaingan ketat bersama 548 peserta dari jenjang TKA, TPA, dan TQA se-Kabupaten Pidie, nama Naura berhasil mencuat ke permukaan sebagai permata baru dari Simpang Tiga.


Puncak kebahagiaan bagi Naura dan para kafilah saat dikukuhkan dalam acara penutupan dan pembagian hadiah, yang berlangsung meriah di Oproom Setdakab Pidie pada Sabtu (19/09). Keberhasilan santriwati cilik ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh anak-anak di Kabupaten Pidie, bahwa usia muda bukanlah halangan untuk menguasai seni Islami yang tinggi dan mengharumkan nama daerah.


Red

Komentar

Tampilkan

Terkini