Iringan Kenderaan Brimob Masuk Pusat Kota Banda Aceh Sabtu Sore Usai Rusuh Peringatan Hari Damai ( Video : Tarmizi)
Banda Aceh - Peringatan Hari Damai Aceh ke- 21 berakhir ricuh di Banda Aceh. Ribuan massa kemudian mengamuk menghancurkan mobil, usai keluar dari Mesjid Raya Baiturrahman, Sabtu (15/8).
Kondisi Korban Dalam Kerusuhan Peringatan Hari Damai Aceh Ke-21 Di Mesjid Raya Baiturrahman
Massa aksi kemudian terlibat saling mengejar dengan aparat. Lalu terdengar rentetan tembakan selama beberapa menit.
Ribuan massa kemudian berkumpul disisi Selatan Mesjid Raya Baiturrahman, mereka bergerak ke arah timur, saat puluhan aparat keamanan telah menutup jalan dengan barigade mobil.
Penutupan jalan ke arah Mesjid Raya Baiturrahman, terlihat di depan Dinas Kominfo Aceh. Polisi juga menutup jalan keluar di atas jembatan Peuniti dengan mobil patroli.
Dari semua sisi polisi dan aparat keamanan lainnya, telah menutup akses masuk dan keluar Mesjid Baiturrahman.
Sekitar pukul 15:00 WIB tiba-tiba massa aksi muncul di jalur masuk pendopo Gubernur Aceh. Mereka mematahkan semua tiang bendera sepanjang jalan, mencopot bendera merah putih.
Di dalam pendopo kerumunan massa menurunkan bendera merah putih di tiang utama. Mereka juga mencopot simbol Garuda di dinding depan pendopo.
Di halaman pendopo gubernur massa aksi membakar bendera merah putih yang telah dikumpulkan. Lalu menginjak-injak lambang Garuda.
Bendera bulan bintang dinaikkan massa aksi ke tiang utama yang berada di depan pendopo. Kemudian mereka meneriakkan "merdeka".
Massa kemudian bergerak ke gedung DPR Aceh. Sebelum akhirnya membubarkan diri pada sore hari.
Sore hari melewati pukul 18:00 WIb iring-iringan kenderaan Brimob melintas pusat kota. Masuk ke jalur utama Mesjid Raya Baiturrahman.
Tarmizi Alhagu
