-->

Ada Hantu Politik Menggoyang MBG Dan Kopdes Merah Putih.

Sabtu, 26 September 2026, September 26, 2026 WIB Last Updated 2026-09-27T04:34:52Z

 Teropong Bang Midi. 






Kebijakan Presiden Prabowo Subianto memberi makan rakyat, melalui Makan Bergizi Gratis ( MBG), kenapa malah dipersepsikan negatif? 


Penolakan-penolakan dan lelucon tentang MBG, berseliweran diberbagai media, dibahas diruang publik, bahkan sekaliber tokoh nasional mempersepsikan negatif  memberi makan rakyat ini. 


Berita- berita keracunan diulas berulang diberbagai media, Prabowo dihujat habis- habisan, citranya sengaja dibikin buruk. 


Lalu dimana letak salahnya memberi makan rakyat?, bukankah memberi makan itu, sama saja memenuhi Hak Asasi Manusia yang paling utama. 


Makan adalah hak utama untuk hidup, tanpa makan apapun yang lainnya tidak jalan, dan memberi makan itulah yang ingin dipenuhi Presiden Prabowo. 


Saat ini jutaan pelajar sudah diberi makan Prabowo, bayangkan berapa banyak pengeluaran sebuah rumah tangga bisa berhemat. 


Terkadang dalam sebuah rumah tangga tidak hanya satu anak , berada dalam masa pendidikan, dari mulai Sekolah Dasar hingga SMA, jika Prabowo memberi makan mereka semua, bukankah pengeluaran orang tuanya akan berkurang. 


Sekarang Prabowo tidak hanya memberi makan anak sekolah, dia juga memberi makan untuk aktivitas di Posyandu, Lansia juga sudah diprogramkan untuk mendapat MBG. 


Artinya Presiden Republik Indonesia itu, sedang bersiap memberi makan seluruh rakyat,  itulah yang namanya Kesejahteraan Sosial Untuk Seluruh Rakyat Indonesia 


Selama ini setelah 80 tahun merdeka, banyak anak menahan lapar di sekolah, kondisi kemiskinan orang tua, tidak dapat memberikan makanan secara rutin, tapi kini Prabowo menyediakan nya. 


Lalu kenapa juga kebijakan MBG Prabowo ini ditentang, pasti ada udang dibalik batu, sebuah keinginan yang memang berupaya mengganggu pemerintahan Prabowo. 


Kecerdasan Prabowo memberi makan rakyat, ternyata memiliki efek ekonomi yang sangat luas, dia membuka ratusan ribu lapangan kerja, yang memberi pelayanan didapur-dapur MBG. 


Tidak hanya itu, Prabowo juga memutar ekonomi berjalan lebih cepat, dengan pembelian berbagai bahan pangan untuk dapur MBG. 


Dipasar-pasar tradisional, pesanan ikan, pesanan daging, pesanan sayur dan berbagai bumbu rempah lainnya,  telah menjamin kelancaran ekonomi untuk pedagang kecil. 


Lalu kenapa kebijakan itu harus di demo, otak siapapun sudah bisa memastikan ada actor intelektual dalam kasus ini, mereka yang ingin menggagalkan MBG, adalah mereka yang memiliki kebencian untuk rakyat hidup sejahtera. 


Maka di carilah berbagai kekurangan dari MBG, mulai dari keracunan sampai berbagai hal negatif lainnya, semua berita itu kemudian di Full Up menjadi berita utama, dengan tujuan menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto. 


Kopdes Merah Putih. 


Kini operasional Kopdes Merah Putih sudah mulai diganggu, kebijakan Prabowo untuk menyediakan, barang murah kepada rakyat di usik. 


Apa pula lagi ini, kok sampai Koperasi pun diganggu, bukankah mereka hadir untuk menyediakan beras, minyak  goreng, tepung, gula, telur dan berbagai bahan pokok lainnya,  kenapa juga diganggu?. 


Kehadiran Koperasi di tingkat desa, adalah untuk menjamin tersedianya bahan pokok untuk rakyat,  dengan sendirinya permainan harga dan kelangkaan pasokan tidak akan terjadi lagi. 


Tapi inipun sudah diganggu, apa tujuan pengganggu itu?, bila rakyat mendapatkan bahan pokok lebih murah dan stabil, sudah pasti dugaan kita ada pihak, yang selama ini, bermain dalam manipulasi bahan pokok mulai terusik. 


Kini Prabowo mulai lagi menyampaikan program, pendidikan gratis dari Sekolah Dasar hingga sarjana, walau belum mulai dijalankan, sebuah praduga awal program ini juga bakal di ganggu. 


Sebuah pertanyaan kenapa semua program itu diganggu?, gangguan itu sudah tentu tidak hanya berasal, dari luar pemerintahan, boleh jadi dari internal pemerintahan juga ada yang ikut mengompori. 


Pergeseran ratusan triliun anggaran negara untuk MBG dan Kopdes Merah Putih, tentu mengusik intansi Pemerintah, yang anggarannya mengalami pengurangan. 


Perlawanan terhadap Prabowo, dari Supra Struktur dan Infra Struktur, sudah pasti akan menemukan titik temu,  keduanya adalah mereka yang terusik oleh pergeseran uang kepada MBG, dan mereka yang ketakutan bisnisnya diambil alih oleh Kopdes Merah Putih. 


Tapi apapun kata mereka, MBG dan Kopdes Merah Putih, adalah pemberian Hak Asasi paling utama dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada rakyat. 















Komentar

Tampilkan

Terkini