Iklan

Mualem Kembali Menjadi Ketua KONI Aceh

Senin, 28 Januari 2019, Januari 28, 2019 WIB Last Updated 2019-01-29T02:45:43Z




Banda Aceh-Untuk kedua kalinya Muzakir Manaf  atau Mualem kembali menjabat sebagai Ketua KONI Aceh periode 2018-2022, setelah secara resmi dilantik oleh Ketua Umum KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Tono Suratman di Anjong Mon Mata pada Sabtu malam (21/1).

Begitu juga dengan anggota pengurus KONI Aceh periode ini tidak banyak berubah dari periode sebelumnya. Ketua Harian tetap Kamaruddin Abubakar, Sekretaris Umum M Nasir Syamaun MPA dan Bendahara Kennedi Husein.

Ketua Umum KONI Aceh Muzakir Manaf, mengatakan selama periode sebelumnya KONI Aceh telah berhasil menjalankan amanah yang diberikan dengan baik, dibuktikan dengan pencapaian gemilang dimulai pada Pra-PON 2015 saat Aceh berhasil meraih 24 medali emas. Kemudian pada PON XIX Tahun 2016 di Bandung sukses meraih delapan emas, tambahnya.

“Periode kali ini merupakan beban puncak kerja-kerja olahraga Aceh. Tahun ini kita segera menghadapi ajang Porwil Bengkulu dan Pra-PON 2019. Tahun 2020 di Papua nanti, masyarakat menuntut agar prestasi Aceh lebih meningkat dari PON sebelumnya, “ paparnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Tono Suratman dalam sambutannya mengatakan selama masa kepemimpinan Mualem menghasilkan prestasi-prestasi yang gemilang, apalagi mempercayakan Aceh menjadi tuan rumah PON XXI Tahun 2024 bersama Sumatera Utara, dan ini menjadi suatu sejarah.

Tono berharap terus melakukan persiapan untuk menjadikan PON 2020 sebagai awal yang baik untuk menyiapkan program-program, sehingga pada PON 2024 lebih sukses dari Papua.

“Semoga semakin baik persiapannya dan semakin bagus. Kepada pengurus yang baru untuk konsolidasi dan koordinasi sangat penting, terutama dengan KONI pusat dan dengan KONI seluruh Indonesia semakin hari semakin baik, “ harapnya.

Sementara itu, Plt Gubernur Aceh yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh Darmansyah, dalam sambutannya mengatakan menyongsong PON tahun 2024 sebelum menuju PON itu para atlit Aceh juga harus dipersiapkan untuk pra-kualifikasi beberapa cabang olahraga yang pelaksanaannya berlangsung di Aceh.

“Sebagai tuan rumah kita harus dapat memanfaatkan kesempatan itu, loloskan lebih banyak atlit Aceh agar berpotensi pada ajang PON 2024 nanti. Juga diharapkan atlit kita semakin memiliki pengalaman bertanding lebih baik dan peluang meraih medali juga lebih besar, “ tukasnya.

Soraya



Komentar

Tampilkan

Terkini

Seputar%20Nanggroe

+