Turki punya potensi besar dalam dunia kewirausahaan

Kamis, 19 November 2020, November 19, 2020 WIB Last Updated 2020-11-19T11:29:20Z



Mobil listrik Turki TOGG (Foto file - Anadolu Agency)

 Gokhan Ergocun

ISTANBUL 

Turki memiliki potensi besar dalam dunia kewirausahaan, terutama untuk proyek berbasis teknologi, kata menteri industri dan teknologi negara itu pada Rabu.

Pengusaha Turki mengikuti tren pasar global dan banyak dari mereka telah menyelesaikan proyek dengan sukses di bidang gaming, perangkat lunak, bioteknologi, keamanan siber, data besar dan kecerdasan buatan (AI), kata Mustafa Varank saat berbicara di pameran yang diadakan oleh Asosiasi Pebisnis dan Industri Independen Turki (Musiad).

Anadolu Agency adalah mitra komunikasi global untuk acara pameran tersebut.

Pameran yang dimulai pada Rabu dan berlangsung selama empat hari itu menyatukan perusahaan dari berbagai sektor termasuk makanan, konstruksi, real estat, pariwisata, medis, logistik dan tekstil.

Pengusaha-pengusaha Turki bertemu dengan investor asing di acara tersebut untuk pertama kalinya tahun ini, kata Menteri Varank.

“Modal investasi dan modal intelektual akan bersatu, karya-karya inovatif akan berpeluang terbuka kepada dunia,” tambah dia.

Pameran tersebut akan menampilkan mobil listrik domestik Turki, TOGG.

Menyinggung dampak pandemi terhadap ekonomi global, dia mengatakan ekonomi dunia diperkirakan akan menyempit hingga 4 persen.

"Ada kontraksi yang signifikan di bidang investasi langsung internasional dan pariwisata," tambah dia.

Dengan demikian, model bisnis berubah dan ketidakpastian meningkat pada masa depan, sebut Varank.

"Turki berhasil melewati masa sulit seperti itu dengan sukses jika dibandingkan dengan sekutunya dan negara-negara maju lainnya," ujar dia.

“Dalam hari-hari sulit ini, investasi bersama, produksi dan peluang perdagangan yang dibangun antar negara akan memungkinkan pengembangan kekebalan ekonomi yang kuat terhadap pandemi.”

"Pemenang periode pasca pandemi adalah mereka yang menjalin kerja sama dan bertindak cepat mulai hari ini," tukas dia.

Abdurrahman Kaan, ketua Musiad, mengatakan pameran tersebut diharapkan dapat menampung 100.000 pengunjung tahun ini.

Sebagai bagian dari acara tersebut, International Business Forum akan mengadakan beberapa pertemuan dengan para pebisnis lokal dan luar negeri, ujar dia.

Kaan menambahkan acara ini menyatukan 400 buyer dari 50 negara.

Musiad berencana menandatangani 20 MoU baru dengan institusi dari empat benua, tukas dia.

Komentar

Tampilkan

Terkini