Iklan

Sabang Marathon, Mengajak Masyarakat Liburan Sambil Olahraga

Selasa, 01 Februari 2022, Februari 01, 2022 WIB Last Updated 2022-02-01T15:26:11Z

 



Sabang - Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menggelar event Sabang Marathon di kota paling barat Indonesia.


Mengusung tema “Run For Fun”, kegiatan Sabang Marathon ini bakal digelar pada 6 Februari 2022 di arena Sabang Fair (start-finish).


Olahraga lari rekreasi dengan jarak tempuh sekitar lima kilometer (5K) ini dipastikan memikat masyarakat setempat dan wisatawan yang tengah berlibur di Sabang.


Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin, mengatakan, tren sport tourism (wisata olahraga) semakin berkembang pesat, seiring dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.


Bahkan, kata Jamaluddin, industri pariwisata turut menjadi pilar penting dalam membangkitkan perekonomian.


“Untuk menggalakkan olahraga lari ini, Disbudpar Aceh memilih Sabang sebagai lokasi pelaksanaan event. Karena, Sabang menawarkan potensi pariwisata bahari serta wisata alam lainnya yang sudah cukup dikenal dan patut terus dikembangkan,” ujar Jamaluddin, pada Selasa, 1 Februari 2022.





Sementara itu, Kabid Pemasaran Disbudpar Aceh, Teuku Hendra Faisal, menambahkan, pendaftaran peserta Sabang Marathon mulai dibuka sejak 1 Februari hingga  5 Februari mendatang.


“Bagi peserta yang berada di Sabang, dapat mendaftarkan diri di Kantor Dinas Pariwisata Sabang,” kata Hendra.


Sementara itu, lanjut Hendra, bagi peserta yang berada di luar Sabang, bisa mengisi formulir pendaftarannya secara online melalui https://bit.ly/sabangmarathon.

 

“Pendaftarannya gratis, peserta tidak dipungut biaya pendaftaran sepeser pun. Bagi 300 peserta pendaftar pertama, bakal mendapat jersey dan tumbler gratis,” jelasnya.


Selain itu, dalam pelaksanaan Sabang Marathon, panitia juga menyiapkan doorprize menarik, serta kudapan penambah stamina bagi peserta lari.


“Event Sabang Marathon ini bakal dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, berbasis Clean, Health, Safety, and Environment (CHSE),” demikian pungkasnya.


Red

Komentar

Tampilkan

Terkini