Ekonomi Banda Aceh Rontok, Pedagang Sepi Pembeli

Kamis, 13 November 2025, November 13, 2025 WIB Last Updated 2025-11-15T08:36:26Z

Suasana Warung Makan Dhapu Indatu Cot Lamkuweueh


Banda Aceh - Harga ikan melambung, pedagang nasi terpaksa menaikkan harga, demikian ungkap seorang pedagang nasi di kawasan Cot Lamkuweueh, Kecamatan Meuraxa Banda Aceh, pada Kamis (13/11).


"Pedagang ikan sekarang sombong- sombong.  Harga dinaikkan tinggi, sejak ada MBG ini, kita susah beli ikan, " ujar pedagang nasi.


Ungkapan senada disampaikan pedagang nasi Rumah Makan Aceh Meugah, yang berada di Lamlagang Banda Aceh. "Harga ikan sudah naik sejak habis Hari Raya Haji, " ujarnya.


"Kita beli ikan naik 30 persen. Kalau ikan tuna sisik masih bisa dipotong kecil, tapi kalau ikan gembung bagaimana lagi mau dilakukan. Sudah memang ukuran per ekor begitu, " jelasnya.




Saat harga dinaikkan, pembeli bertanya kenapa mahal. "Kita susah sekarang, pembeli juga sepi, " kata pekerja Warung Makan Aceh Meugah.


Sepi pembeli juga dialami pedagang kaki lima di kawasan Pasar Aceh. Seorang pedagang dompet bernama Sayid juga mengatakan dagangan tidak laku, " Gak tahu bagaimana lagi ini, " katanya.


Pedagang souvenir sepanjang Jalan Sri Ratu Safiatuddin, Peunayong, juga mengungkap kondisi yang sama.  Dagangan mereka sepi pembeli selama tahun ini. Tahun sebelumnya juga mulai sepi, namun tahun ini terus merosot.


Kondisi di Pasar Aceh juga mengalami sepi pembeli. Dari mulai pedagang pakaian, kue, cendera mata, kopi, tidak disinggahi pembeli.


Ekonomi hanya tampak hidup pada beberapa warkop pada malam hari. Seperti Atjeh Kupi, warkop Atta di kawasan Keudah. Kemudian Warkop Ali Kupi di Lampaseh, dan beberapa warkop besar lainnya di berbagai kawasan kota Banda Aceh. 


Tarmizi Alhagu









Komentar

Tampilkan

Terkini