Sepiring Sayur Kulit Sapi Aneuk Galong Penggugah Selera

Kamis, 12 Februari 2026, Februari 12, 2026 WIB Last Updated 2026-02-12T11:55:47Z

Sayur Kulit Sapi Khas Kuliner Aneuk Galong


Aneuk Galong- Sepiring sayur kulit sapi menjadi menu makan siang saya hari ini, ketika singgah di warung kuliner di simpang Aneuk Galong, Sibreh.


Warung kuliner Aneuk Galong sudah beberapa tahun ini, menjadi tempat untuk memuaskan kenikmatan kuliner saya.

Menikmati sayur kulit khas warung kuliner Aneuk Galong 


Seperti juga hari ini Kamis, 12/02, singgah kembali di tempat itu, dengan pemandangan pesawat tempur didepannya.


Biasanya saya memesan satu piring ikan paya, berisi beberapa potong ikan gabus yang dibumbui kari.


Namun karena hari ini terlambat datang, menu ikan paya itu sudah habis, beberapa menu khas lainnya seperti daging bakar asap juga sudah habis.


Yang tersisa hanya beberapa piring lagi sayur kulit sapi (kukut), itupun sudah cukup untuk memuaskan kenikmatan kuliner saya.


Warung kuliner Aneuk Galong ini harus cepat datangnya, sebelum azan dhuhur, atau sebelum pukul 13:00, lewat waktu itu menu yang tersedia diwarung hanya sisa gorengan ikan laut.


Sepiring sayur kulit sapi ditambah sepotong peyek udang, saya hanya cukup membayar Rp.15.000,  sepiring ikan gabus juga hanya diminta Rp.15.000, jauh beda dengan harga kuliner di Banda Aceh, bisa dua sampai tiga kali lipat harganya.


Kuliner Ramadhan.

Bulan Ramadhan warung kuliner ini akan semakin seru, karena semua masakan disaji diatas meja panjang didepan warung.


Menunya mulai ikan bakar, kuah Beulangong, kepala ikan, Sop kaki sapi, sayur kulit, ikan paya dan berbagai hidangan laut lainnya.


Namun yang menjadi menu khas warung makan Aneuk Galong,  tetap kuliner khas Aceh Besar, ikan paya, kuah beulangong, daging asap bakar dan sayur kulit sapi.


Bulan Ramadhan lalu saya pernah mendapatkan sepotong Sop daging hanya dengan harga Rp.10.000, orang lain juga mendapat sayur kepala ikan hanya Rp.10.000.


Warung kuliner Aneuk Galong sudah mulai buka sejak pukul 15:00 di bulan Ramadhan, telat sedikit saja menu andalan sudah duluan dibawa pulang penikmat kuliner lain.



Tarmizi Alhagu






Komentar

Tampilkan

Terkini