Banda Aceh - Tahun ini Pasar Takjil Garuda tampak berbeda, terasa lebih sepi. Pusat kuliner Ramadhan legendaris yang terletak di Jalan Garuda Kampung Baru, Banda Aceh ini tampak lengang pada Jumat sore (06/03).
Nur yang sudah puluhan tahun menjual kuliner khas Aceh sambai oen peugaga mengaku omsetnya menurun. Umumnya yang masih mencari kuliner ini pengunjung paruh baya, makanya mereka tetap bertahan sekaligus meneruskan resep warisan orang tua.
"Tahun ini jauh kali menurun, untuk harga kami terpaksa menaikkan karena dari harga bahan baku memang sudah naik seperti cabai, bawang dan kelapa. Oen peugaga yang sebelumnya Rp 8 ribu sekarang jadi Rp 10 ribu per bungkus, begitu juga urap sayur dari Rp 5 ribu sekarang kami jual Rp 8 ribu per porsi, " ujarnya.
Hal senada dikatakan Baka pedagang Mie Caluk, juga mengatakan omsetnya turun drastis. "Tahun lalu sehari bisa 5 hingga 6 kilogram mie habis, tahun ini hanya 2 kilogram mie sehari yang bisa terjual. Begitulah kondisinya sekarang, semakin banyak yang berjualan, " ucapnya.
Begitu juga yang dialami penjual pecal sayur, menjelaskan penjualan menurun selama bulan Ramadhan tahun ini. "Padahal harga yang kami tawarkan termasuk murah, sementara bahan baku sudah naik".
Ketiganya sepakat berpendapat turunnya omset mereka, karena digelarnya 2 event UMKM sekaligus di pusat kota, yang lokasinya tidak jauh dari Garuda. Pertama Peukan Raya Ramadhan di area bekas Pasar Aceh Lama yang digelar dari 27 Februari hingga 13 Maret 2026.
Kemudian Aceh Ramadhan Festival 2026 yang telah masuk dalam agenda bergengsi Kharisma Event Nusantara (KEN) ini, diadakan di kawasan ikonik Masjid Raya Baiturrahman, mulai tanggal 1 hingga 7 Maret 2026.
Artinya di pusat kota yang jaraknya berdekatan ada 3 titik kuliner takjil, sehingga membuat pengunjung terpecah. Amatan media ini masyarakat paling ramai mengunjungi Aceh Ramadhan Festival. Di sini semua jenis kuliner yang saat ini sedang hits tersedia, harganya pun ramah di kantong.
Lantas akankah nanti Pasar Takjil Garuda akan menjadi redup ditelan perputaran zaman ? Waktu yang akan menjawab.
Soraya

