Aceh Besar - Pernahkan Anda mendengar Desa Lamtamot ? Sebuah desa yang berada di bawah kaki Seulawah, berjarak sekitar 70 Km di timur Banda Aceh. Tepatnya di Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar.
Lamtamot adalah sebuah desa berbasis pertanian. Penduduknya mayoritas mencari nafkah dari bertani dan beternak.
Dari desa ini berbagai holtikultura dibawa ke Banda Aceh. Lamtamot memiliki pertanian dengan pengairan yang cukup baik, karena langsung berada dibawah Gunung Seulawah.
Pada masa lampau ketika kendaraan bermotor masih langka. Lamtamot adalah sebuah desa yang tidak terjangkau. Letaknya yang jauh membuat warga di sana terisolasi dengan wilayah yang lain.
Perkembangan zaman membuat Lamtamot memoles diri. Akses kenderaan yang semakin mudah, transportasi yang lancar merubah wajah Lamtamot menjadi desa dengan jasa perdagangan.
Sepanjang ruas jalan nasional di Desa Lamtamot kini berdiri berbagai toko. Dengan berbagai jenis usaha, membuat warga di sana tidak perlu lagi ke kota, untuk membeli kebutuhan harian.
Sebagai desa pertanian Lamtamot tidak pernah meninggalkan jati dirinya. Semua lahan di sana habis digarap untuk sawah, kebun holtikultura dan kebun buah lainnya
Tidak ada lagi area kosong di Desa Lamtamot. Padahal dua puluh tahun lalu masih berupa hutan belantara, kini berubah menjadi lahan pertanian dan perkebunan.
Munculnya berbagai mesin pertanian modern telah membuat area di sana semakin menyusut. Kini kaki Seulawah hingga separuh ke atas telah dirambah.
Gergaji mesin dan berbagai alat pemotong kayu, menumbangkan pohon-pohon yang selama ini menyangga Seulawah. Pohon-pohon bertumbangan, semak dibakar. Rumput hijau dimusnahkan. Hancur sudah, tanpa ada yang mencegah.
Panorama baru kini muncul di kaki Seulawah, lahan telah berubah menjadi kebun pisang. Lokasi lainnya sedang digarap untuk komoditas lain.
Seulawah kini meradang. Sakit oleh berbagai keserakahan, yang mencabik-cabik tubuh Seulawah. Membuatnya gundul, memberi dampak kepada banyak petani.
Jadi tak perlu heran lagi, kenapa sawah di Blang Bintang kekeringan. Sawah di Lampanah tidak bisa digarap. Air di Krueng Masen Beureneut kering, petani di Blang Tamak kehilangan harapan.
Semua itu tidak lain dari keserakahan yang menjarah hutan Seulawah. Keserakahan yang menjarah hutan Ulu Masen. Menghilangkan harapan petani untuk menikmati panen yang baik.
Tarmizi Alhagu