Menikmati Sayur Ayam Siam Samahani di Warkop Dua Saudara (Video : Tarmizi)
Aceh Besar - Dingin masih mengelus kulit. Untung saja saya memakai baju tebal, meminilisir rasa dingin di tubuh. Saat berkendara sejauh 20 kilometer, menembus sejuknya hawa pagi dari Mesjid Baiturrahim Uleelheu ke Samahani.
Pagi itu usai shalat shubuh di Mesjid Baiturrahim Uleelheu, saya sungguh bimbang mau ngopi di mana. Mau sarapa pagi di mana. Semua lokasi di Banda Aceh tak ada yang menarik minat.
Terlintas dipikiran untuk makan nasi gurih di Nusa. Tapi rasanya tidak begitu nikmat. Di pikiran membayang beberapa warkop di Banda Aceh, juga terasa tidak nikmat.
Saya langsung teringat sayur ayam siam Samahani. Rasanya nikmat, dagingnya besar dan tebal, rasanya cukup memuaskan selesar.
Sayur ayam Samahani cuma dijual pagi hari saja. penjualnya menjajakan daging ayam pada sebuah rak, di depan Warkop Dua Saudara di Samahani.
Saya memesan sepiring nasi dengan sepotong paha. Memakannya dengan lahap, menikmati serat-serat kasar Ayam Siam itu hingga ke sela gigi.
Kuah karinya cukup nikmat. Meresap ke dalam daging dengan sempurna. Aroma khas kari membuat selera makin membara.
Kenikmatan makan nasi pagi yang membuat bawah bibir belepotan kuah kari. Sampai sisa daging masuk ke sela gigi. Tapi itulah nikmatnya sayur ayam Siam Samahani.
Tarmizi Alhagu