Ads (728x90)




Banda Aceh-Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh siap membangun gedung baru yang akan dimulai pada tahun 2020 di Jantho, berlokasi tidak jauh dari Kantor Bupati Aceh Besar. Demikian ungkap Rektor ISBI Aceh Dr Ir Mirza Irwansyah MBA, MLA kepada media ini saat ditemui pada acara Halal Bihalal ISBI Aceh di kediamannya di Gampong Geuceu Iniem, Banda Aceh pada Sabtu (15/06).

“Kampus ISBI Aceh sudah berdiri selama kurang lebih 4 tahun, tetapi saat ini kita masih pinjam pakai gedung dari Pemkab Aceh Besar. Untuk tahun 2019 ini baru ada anggaran untuk pembuatan master plan, Amdal dan DED, “ paparnya.

Mirza berharap dana yang diberikan oleh Kemenristekdikti dapat teroptimalkan hingga tahun 2020 ke depan, untuk pembangunan gedung baru di lokasi dekat Rumah Sakit Umum Aceh Besar lama, sesuai lahan yang diberikan oleh Bupati Aceh Besar seluas 30 Hektar.

Menurutnya selama ini berlangsung kerjasama yang baik dengan Bupati Aceh Besar,  yakni dengan memberi perhatian penuh untuk pembangunan gedung kampus ISBI, jelas Mirza yang juga dosen di FT Unsyiah ini.

Lantas bagaimana minat generasi muda Aceh untuk kuliah dibidang seni ? Mirza menjawab, “Animo generasi mudah Aceh untuk kuliah di ISBI Aceh cukup banyak, hanya saja kita belum bisa menerima mahasiswa lebih banyak karena belum ada gedung. Ke depan Kota Jantho kita ingin bisa menjadi kota mahasiswa, karena saat ini dengan hadirnya ISBI sudah banyak kos-kosan, warkop, restauran dan usaha foto kopi”.


Sementara itu, Kabag TU ISBI Aceh Al Munzir S Pd M Si menambahkan saat ini jumlah staf pengajar sudah sangat memadai, yakni sekitar 43 dosen yang terdiri dari PNS dan dosen non PNS.

“Dosen berasal dari berbagai alumni seperti dari Padang, Yogyakarta, sedangkan jumlah mahasiswa 350 orang. Untuk angkatan pertama rencananya akan lulus pada tahun ini, “ urainya.

Saat ini Kampus ISBI aceh sudah memiliki 6 Program Studi (Prodi) yaitu Prodi Kriya Seni, Seni Rupa Murni, dan Desain Komunikasi Visual dibawah Jurusan Seni Rupa. Selanjutnya, Prodi Seni Tari, Seni Karawitan, dan Seni Teater dibawah Jurusan Seni Pertunjukan. Ke depan rencananya akan ada penambahan 2 Prodi yakni Prodi Disain Interior dan Prodi Sastra Budaya, demikian jelas Al Munzir.

Soraya


Posting Komentar