Ads (728x90)


Banda Aceh-Ajang pameran inovasi internasional dengan tajuk International Art Creativity and Engineering Exhibition 2019 (I+ACEH 2019), kembali diselenggarakan oleh Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) Banda Aceh resmi dibuka oleh Plt Gubernur Aceh yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Keistimewaan, SDM dan Kerjasama, Darmansyah, S Pd MM pada Selasa Pagi, 01/10/2019 di Plenary Hall Ubudiyah Indonesia, Alue Naga Banda Aceh.

Pembukaan ajang berskala internasional tersebut, ditandai dengan pemotongan pita bersama oleh Staf Ahli Setda Aceh Darmansyah S Pd MM, dan Rektor UUI Prof Adjunct Marniati SE M Kes. Turut juga hadir Walikota Banda Aceh yang diwakili oleh Ir Syukri M Sc, Ketua Yayasan Ubudiyah Indonesia Dedi Zefrizal ST, serta Mr. Hong asal Korea Selatan mewakili dewan juri I+ACEH 2019.

Kegiatan yang diadakan ke-4 kali ini, menghadirkan sejumlah negara seperti dari Korea Selatan, Malaysia, India, Vietnam, Kanada dan Thailand. Sementara dari Aceh diwakilkan oleh UUI Aceh dan Fatih Bilingual School  

Dalam sambutannya, Gubernur Aceh menyampaikan apresiasi atas berlangsungnya ajang event berskala internasional yang digagas oleh Universitas Ubudiyah Indonesia. “Kita mengapresiasi atas terselenggaranya even-even internasional semacam ini. Dalam era industri 4.0 saat ini, inovasi memang sudah merupakan hal mutlak untuk dapat beradaptasi dengan kemajuan zaman. Perguruan tinggi hendaknya senantiasa mengarahkan model pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan zaman. Dengan kata lain bahwa dunia akademik hendaknya diarahkan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan pasar” ujar Darmansyah.

Darmansyah juga menghimbau kepada mahasiswa agar memetik acara event I+ACEH ini sebagai wadah pembelajaran agar dapat menyesuaikan dengan ruang dunia usaha. “Untuk mewujudkan itu semua maka mahasiswa harus disiplin, berintegritas, berkomitmen dengan apa yang sudah kita lakukan dalam bergaul dengan dunia internasional” imbuhnya.

Walikota Banda Aceh dalam sambutannya yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Ir Syukri M Sc menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik adanya event inovasi yang diselenggarakan oleh Universitas Ubudiyah Indonesia pada tahun ini. Menurutnya even semacam ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Banda Aceh, khususnya bagi pelaku UMKM.

 “Bapak Walikota bahkan menargetkan adanya 1000 even berskala nasional dan internasional semacam I+ACEH ini pada 2020”, ujarnya dihadapan para hadirin. Dirinya berharap agar para peserta I+ACEH dapat memanfaatkan kunjungan kali ini untuk berkunjung ke berbagai destinasi wisata yang ada di Banda Aceh.


Sementara itu, Rektor Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) Aceh Prof Adjunct Marniati  SE M Kes menyampaikan bahwa I+ACEH merupakan ikon inovasi yang melambangkan identitas ke-Acehan. “Ajang I+ACEH ini menjadi wadah dalam membangun koneksi antar inovator dunia dari berbagai perguruan tinggi. Ajang inovasi ini tidak sebatas pada penemuan dan unjuk kreatifitas, namun lebih dari itu agar lebih bermakna dan menjadi solusi bagi kehidupan manusia”, ujar Marniati.

Prof Marniati menambahkan bahwa inovasi yang terbaik hendaknya memilki output yang muaranya pada komersialiasi hasil inovasi itu sendiri. “Hasil-hasil inovasi dan kreatifitas ini agar dapat diarahkan dalam upaya menghasilkan produk yang kelak dapat dikomersialisasikan”, ujarnya.

Peserta pameran terbanyak dari India dengan membawa 32 peserta dan 7 orang dosen. Dengan acara ini bisa menjadi wisata edukasi, sambil belajar sambil wisata di Kota Banda Aceh. Dengan kegaitan ini kita dapat menggerakan mereka menjadi saintis, saya motivasi agar mahasiswa suka dulu dengan inovasi, “ urai Rektor UUI ini.

Menurutnya, even internasional semacam ini di Aceh, baru diadakan pertama sekali oleh UUI, pihaknya juga mendukung dari segi biaya bagi para mahasiswa yang memiliki hasil inovasi yang layak dipamerkan untuk mengikuti pameran ke ajang internasional

Usai dibuka oleh Gubernur Aceh, stand dan booth pameran peserta mulai ramai oleh para pengunjung. Acara I+ACEH ini akan berlangsung selama dua hari, yakni 1- 2 Oktober 2019 yang akan diakhiri dengan rangkaian closing ceremony dan pengumuman pemenang kompetisi.

Soraya/Rilis


Posting Komentar