Ads (728x90)


Banda Aceh - Sebanyak lima program studi di Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala berhasil meraih akreditasi internasional, yang dikeluarkan oleh Indonesian Accreditation Board For Engineering Education (IABEE). Kelima prodi tersebut adalah Teknik Kimia, Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro dan Teknik Geofisika, pada Kamis (23/4).

Kelima prodi ini berhasil mendapatkan kriteria Provisionally Accredited. Dengan kriteria disiplin yang berbeda, untuk Teknik Sipil dengan kriteria Civil and Similarly-named Engineering Programs version 2016.  Teknik mesin dengan kriteria Mechanical and Similarly-named Engineering Programs version 2016, Teknik Kimia dengan kriteria Chemical, Biochemical, and Similarly named Engineering Programs version 2016.

Lalu  Teknik Elektro kriterianya adalah Electrical, Computer, Communications, Telecommunication and Similarly-named Engineering Programs version 2016 dan Teknik Geofisika dengan kriteria Earth and Energy Engineering Programs 2018.

Dekan Fakultas Teknik Unsyiah Dr Ir Taufiq Saidi M Eng IPU menjelaskan, akreditasi internasional ini merupakan yang pertama kalinya di Unsyiah, sebab persyaratan untuk mendapatkan akreditasi ini tidak mudah.

Ditambahkannya, ada banyak kriteria yang harus dipenuhi misalnya, program studi tersebut harus menerapkan Outcome-Based Education (OBE) berbasis hasil yang memastikan mahasiswa mencapai hasil pembelajaran tertentu (pengetahuan, keterampilan, dan sikap) yang diperlukan untuk praktik profesi teknik setelah lulus menjadi Sarjana Teknik.

“Terakreditasi IABEE memastikan lulusan program studi memiliki standar kompetensi yang sesuai, atau melebihi standar internasional untuk pendidikan tinggi teknik yang paling luas diakui Washington Accord,” ucap Taufiq.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik Dr Iskandar ST M Eng Sc IPM menjelaskan, persiapan Akreditasi IABEE ini telah dimulai sejak  awal tahun 2017. Dalam 3 tahun Tim Akreditasi ini menyusun Autonomous Professional Profile, dan Learning Outcomes serta  program kerja dan persiapan fasilitas-fasilitas laboratorium, lanjutnya.

Visitasi lapangan dilaksanakan pada 28 Oktober 2019 dan pengumuman hasil pencapaianya ditanggal 28 Maret 2020.
Iskandar mengungkapkan, dengan akreditasi ini maka alumni dari kelima prodi tersebut memiliki keunggulan yang dapat disetarakan dengan lulusan universitas-universitas ternama didunia yang mengacu ke Washington Accord.

“Sebagai lulusan program studi yang telah terakreditasi oleh IABEE, maka lulusan telah memiliki paspor untuk bergabung dengan profesional engineer global yang siap mengambil peluang karir di manapun di seluruh dunia,” sebutnya.

Rektor Unsyiah Prof Dr Ir Samsul Rizal, M Eng IPU menilai, pencapaian ini merupakan sebuah kebanggaan kolektif, baik bagi Unsyiah maupun masyarakat Aceh. Sebab raihan akreditasi ini setidaknya menunjukkan bahwa reputasi Unsyiah telah diakui di dunia internasional.

"Selama ini Fakultas Teknik Unsyiah juga telah memberikan kontribusi yang besar bagi bangsa ini. Berbagai kajian dan riset yang dihasilkan Fakultas Teknik Unsyiah berhasil menjadi titik terang terhadap berbagai persoalan bangsa. Baik dalam proses pembangunan maupun mitigasi bencana, yang akhir-akhir ini menjadi isu penting dunia internasional, " urainya.

Untuk itulah, sebagai pimpinan Universitas, Rektor mengucapkan terima kasih kepada Civitas Akademika Fakultas Teknik yang telah bekerja keras untuk meraih prestasi ini. Begitu pula masyarakat Aceh, yang selalu memberikan dukungan bagi Unsyiah sehingga  menjadi bagian penting dalam perjalanan institusi ini, tuturnya.

“Alhamdulillah, ini sebuah kebangaan kita bersama. Karena prestasi ini, nama Unsyiah semakin diperhitungkan. Di sisi lain, pencapaian ini juga kian memotivasi kita untuk terus berbuat lebih banyak bagi bangsa ini,” demikian tutup Rektor.

Red

Posting Komentar