Tim relawan melewati jembatan tali darurat dari Desa Pasir ke Desa Uyem Beriring Gayo Lues (Foto : Tim Metalik )
Gayo Lues - Tim Relawan Mahasiswa Ekonomi Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup (METALIK) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Syiah Kuala bersama Peacemaker Indonesia, telah menyelesaikan misi kemanusiaan dalam rangka penyaluran donasi tahap ke-3 bagi masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues.
Rombongan relawan bersama koordinator Tim Sayid Hijrinsyah, berangkat dari Posko Banda Aceh pada Kamis 1 Januari 2026 menuju Desa Pasir dan Desa Uyem Beriring Kecamatan Tripe Jaya, Gayo Lues. Seluruh relawan dalam kondisi sehat selama perjalanan. Pada malam harinya, tim tiba di Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya, untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan keesokannya.
Tim relawan menyalurkan bantuan di Kecamatan Tripe Jaya Gayo Lues ( Foto : Tim Metalik )
Pada Jumat 2 Januari 2026 pukul 08.00 WIB, tim kembali bergerak menuju Kecamatan Trangun, Kabupaten Gayo Lues, dan tiba pada pukul 15.00 WIB. Setelah beristirahat, sebagian anggota tim melakukan asesmen langsung ke Desa Pasir dan Desa Uyem Beriring untuk memetakan kondisi dan kebutuhan warga terdampak.
Selama misi berlangsung, tim relawan berhasil menyalurkan bantuan logistik, pakaian layak pakai, serta memberikan layanan pengobatan bagi warga yang membutuhkan. Seluruh target yang telah direncanakan sebelumnya dinyatakan tercapai. Bantuan logistik yang disalurkan berasal dari hasil donasi masyarakat, anggota METALIK, Peacemaker Indonesia, Yayasan Haka, serta Forum Konservasi Leuser (FKL) dan Rumah Amal USK. Sementara itu, dukungan transportasi difasilitasi oleh Rumah Zakat Aceh dan Telkomsel Terra sebagai bagian dari komitmen sosial kepada masyarakat.
Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, kebutuhan mendesak masyarakat saat ini meliputi hunian bagi warga yang kehilangan tempat tinggal, perbaikan jembatan yang terputus di Desa Pasir, serta penyediaan fasilitas penerangan. Namun, tim relawan belum memiliki kapasitas untuk melakukan pembangunan infrastruktur tersebut sehingga kebutuhan tersebut akan diteruskan kepada pihak berwenang dan pemangku kepentingan terkait.
Kondisi Kecamatan Tripe Jaya Gayo Lues pasca banjir dan longsor (Foto : Tim Metalik)
Setelah memastikan seluruh bantuan tersalurkan dengan baik, tim relawan METALIK FEB USK dan Peacemaker Indonesia memutuskan untuk kembali ke Banda Aceh pada Minggu, 4 Januari 2026 pukul 08.00 WIB. Kepulangan ini sekaligus menjadi penutup kegiatan penyaluran donasi tahap ke-3 bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah tersebut.
Pada kesempatan ini tak lupa, METALIK FEB USK dan Peacemaker Indonesia menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur, mitra, dan pihak yang telah mendukung kegiatan kemanusiaan ini, termasuk masyarakat umum, Yayasan Haka, Forum Konservasi Leuser (FKL), Rumah Amal USK, Rumah Zakat Aceh, dan Telkomsel Terra. Diharapkan, bantuan yang telah disalurkan mampu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.
Red


