Usai Cabai, Kini Kentang Takengon Mulai Beredar di Banda Aceh

Kamis, 08 Januari 2026, Januari 08, 2026 WIB Last Updated 2026-01-08T09:23:49Z

Kentang dari petani di Takengon yang dijual langsung ke Banda Aceh (Foto : Soraya)


Banda Aceh - Meski jalur lintas jalan Banda Aceh - Medan sudah terhubung lewat jembatan darurat di kawasan Kutablang Bireuen, namun pasokan sayur-sayuran dan kebutuhan pokok di Banda Aceh belum stabil akibat banjir.


Harga sayur masih terbilang mahal dan persediaannya pun langka. Seperti harga kentang yang per kilogramnya mencapai harga 20 ribu di pasar. Salah satu daerah pemasok kentang yakni Takengon Aceh Tengah hingga kini terkendala transportasi, karena jalan dan jembatan masih banyak yang belum  diperbaiki, sehingga tidak ada agen yang membeli kentang mereka.


Namun karena terdesak kebutuhan ekonomi, seperti yang dilakukan petani cabai kini petani kentang Takengon juga berusaha keras membawa hasil panennya ke Banda Aceh untuk dijual. 


Hilda pelaku UMKM mengatakan, dia dihubungi rekannya petani di Takengon meminta bantuannya untuk menjual kentang di Banda Aceh. "Dengan niat membantu teman yang terkena bencana, kami menampung kentang hingga 1 ton. Bayangkan perjuangan mereka membawa begitu banyak kentang dengan kondisi jalan masih darurat", jelasnya pada Kamis (08/01).


Dia menjual kentang dengan kisaran harga Rp 9 ribu hingga Rp 12 ribu sesuai ukuran. Tidak memerlukan waktu lama kentang terjual 500 kg dalam waktu cepat, lanjutnya.


"Pembeli bahkan ada dari relawan yang ingin membantu korban banjir. Mereka membeli puluhan kilo untuk diolah menjadi sambal goreng kentang Mustofa, yang nantinya akan dibagikan kepada para pengungsi dampak banjir, " ujarnya. 


Soraya


Komentar

Tampilkan

Terkini