Operasi Keselamatan-2021 Dimulai

Senin, 12 April 2021, April 12, 2021 WIB Last Updated 2021-04-12T04:39:33Z




Banda Aceh - Jajaran Polda Aceh akan menggelar Operasi Keselamatan-2021 selama 14 hari mulai 12 hingga 25 April 2021.


Pergelaran operasi itu di jajaran Polda Aceh diawali dengan apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Seulawah-2021 yang dipusatkan di halaman depan, Mapolda Aceh, Senin (12/4/21).


Kapolda Aceh Irjen Pol Drs Wahyu Widada, M Phil, bertindak selaku inspektur apel dalam apel gelar pasukan itu. 


Apel turut dihadiri Wakapolda Aceh Brigjen Pol Drs Raden Purwadi, SH, Irwasda Polda Aceh, Danden Pomdam IM, pejabat utama Polda Aceh, pejabat TNI dan pejabat terkait dari Dishub, Satpol PP, Jasa Raharja dan Senkom Provinsi Aceh.


Sementara peserta apel terdiri dari barisan personel Polda Aceh, Pomdam IM, Dishub, Satpol PP, Jasa Raharja dan Senkom Provinsi Aceh. 


Apel diawali dengan laporan komandan apel kemudian diwarnai penyematan pita Operasi Keselamatan Seulawah-2021.


Selanjutnya, Kapolda dalam sambutan tertulis diantaranya mengatakan, apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai cipta kondisi menjelang bulan suci Ramadhan 1442 H di tengah pandemi Corona Virus Disease-19 (Covid-19).






Serta untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana dan prasarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal, dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan, lanjutnya.


Dikatakan Kapolda, jumlah kecelakaan lalu lintas tahun 2019 sejumlah 4.233 kasus, sedangkan tahun 2020 sejumlah 3.347 kasus, adanya tren penurunan sebesar 21 %.


"Hal ini diharapkan, kita jangan berpuas diri karena saat ini yang diharapkan adalah zero accident, dan menekan adanya korban baik meninggal dunia maupun luka-luka, "  sebutnya.


" Tujuan dari operasi ini adalah untuk meningkatkan kepatuhan, dan disiplin masyarakat dalam berlalulintas, serta menurunnya angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas di wilayah Provinsi Aceh. Dengan sasaran meliputi segala potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata yang dapat menghambat, dan mengganggu Kamseltibcarlantas serta penyebaran Covid-19," ucap Kapolda. 


"Target operasi ini adalah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 serta mencegah terjadinya kerumunan massa, kemudian untuk kelancaran dan keselamatan yang lebih baik dan mencegah masyarakat untuk tidak melaksanakan mudik pada Lebaran tahun 2021," imbuhnya.


Adapun tema dalam operasi ini adalah " Kita mewujudkan Kamseltibcarlantas yang mantap dan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan meningkatkan disiplin protokol kesehatan serta tidak melaksanakan mudik Lebaran tahun 2022, " demikian pungkasnya.


Red


Komentar

Tampilkan

Terkini