Bukit Indah Didepan Lokasi Wisata Ujong Bate Dikeruk, Kini Longsorkan Batu Gajah Kebawah.

Selasa, 29 Juni 2021, Juni 29, 2021 WIB Last Updated 2021-06-29T06:57:15Z

Runtuhan Batu Gajah di Bukit di Depan Pintu Masuk Lokasi Wisata Ujong Bate

 






Ujong Bate-Keindahan panorama wisata ujong bate sungguh  tidak dapat dipungkiri, alamnya yang indah, gemuruh laut yang menyapa, belaian angin yang berembus lewat celah daun-daun cemara, sungguh menyejukkan dan menenangkan setiap hati.

 

Namun keindahan akan besarnya anugerah Illahi itu akan langsung runtuh bila kita keluar dari gerbang lokasi wisata, diseberang jalan pintu keluar lokasi wisata,  sebuah pemandangan mengenaskan sudah terpampang didepan mata, berbanding terbalik dengan keindahan ujong bate.

 https://youtu.be/tzO-uGVeSGQ



Terlihat sebuah bukit yang runtuh, batu-batu raksasa menggelinding kebawah, akibat pengerukan bukit sepanjang sekitar satu kilo meter, longsoran tanah akibat ulah alat berat juga meruntuhkan batu batu besar dari pegangannya, sebagian batu malah masih menggelantung ditebing.

 

Sejatinya longsoran tadi adalah sebuah gugusan perbukitan yang indah, menyambung dari kawasan ujong bate hingga ke ladong, bagian belakangnya menyambung dengan perbukitan blang bintang dan krung raya.

 


Sebelum dikeruk batu gajah ukuran raksasa dari lokasi, bukit yang berada tepat diseberang jalan depan  pintu masuk gerbang lokasi wisata ujong bate,  masih menampilkan panorama keindahan  menakjubkan, batu batu besar berukuran raksasa bertebaran diatas atas punggung bukit, dibawah bukit masih membuat mata dipenuhi pesona pohon pandan besar dengan buah-buah berbentuk mirip buah nenas menggelantung disetiap dahan.

 

Keindahan tiada banding itu kini semua menghilang akibat kerakusan pengusaha yang mengeruk bukit, yang tersisa hanya longsoran dengan batu menggelantung, membuat kekhawatiran bagi pengguna jalan dilokasi, “jangan-jangan runtuhan batu menimpa dirinya.”

 

Kerusakan lingkungan itu diperburuk dengan tiadanya turun tangan pemerintah untuk menetralisis bekas kerukan, sesudah mereka tidak melarang atau sama sekali tidak mau tahu atas kerusakan bukit itu pada masa dikeruk dahulu.

 

 

Tarmizi Alhagu.

Komentar

Tampilkan

Terkini