PEMA Aceh Tekuni Banyak Bisnis

Rabu, 13 September 2023, September 13, 2023 WIB Last Updated 2023-09-14T06:43:09Z

 

Kahumas PT PEMA Cut Nanda Risma Putri, SH (kiri)



Banda Aceh - Dibalik berbagai masalah pelik bisnis PT PEMA, ternyata mereka juga berhasil membukukan keuntungan,  sebesar lebih Rp.24 miliar untuk tahun buku 2022, penghasilan itu didapatkan dari hasil eksplorasi Migas Blok B di Lhok Sukon, Aceh Utara.

 

Skema Blok B

Dikatakan Humas PT PEMA Cut Nanda, pada Selasa (12/9), mereka sudah dua tahun terakhir memperoleh laba,  keuntungan itu sudah disetor ke kas Pemerintah Aceh, sebelumnya pada tahun 2021 juga didapatkan keuntungan sebesar Rp.21,6 miliar.

 

PT PEMA dikatakan Nanda memiliki beberapa cabang bisnis,  seperti KIA Ladong dan KEK Arun, namun dari kedua anak perusahaan itu belum diperoleh keuntungan.

 

Nanda menyebut, saat ini mereka juga sedang merintis bisnis ikan, dengan mengirim ikan tuna ke buyer di Jakarta. Sekarang sudah masuk pengiriman ke sembilan,  setidaknya  sekitar 20 ton ikan tuna mereka kirim dalam satu periode, kata Cut Nanda.

 

Mereka juga memasuki bisnis Sulfur, yang mereka jual dari produksi PT. Medco, namun Nanda tidak menyebut lebih jauh tentang perjalanan bisnis ini.  Sementara PT. PEMA juga mulai merintis bisnis kopi di Bener Meriah, bisnis penyewaan tower juga sudah masuk dalam program bisnis, jelas Cut Nanda.

 

PT. PEMA memperoleh modal kerja sebesar RP.25 miliar dari Pemerintah Aceh, seharusnya mereka mendapatkan Rp.100 miliar, sesuai perintah Qanun. Namun baru 25 persen disetor, tetapi perusahaan yang berbasis di kawasan Simpang Lima Banda Aceh itu sudah mulai merangkak ke depan.

 

Tarmizi Alhagu.


Komentar

Tampilkan

Terkini