Bazar Sayur di Masjid Oman Al-Makmur Bantu Ekonomi Petani Aceh Tengah Pascabanjir

Senin, 19 Januari 2026, Januari 19, 2026 WIB Last Updated 2026-01-19T13:52:53Z
Aneka sayur dan buah pada acara bazar sayur yang digelar Masjid Oman Al-Makmur Banda Aceh dan Rumoh Pangan Aceh (Foto : RPA)


Banda Aceh - Upaya mendukung petani lokal dan memperkuat ketahanan pangan Aceh terus digalakkan melalui berbagai inisiatif kolaboratif. Rumoh Pangan Aceh (RPA) mengajak masyarakat untuk menunjukkan keberpihakan nyata kepada petani dengan cara sederhana namun berdampak besar, yakni membeli dan mengonsumsi produk hasil pertanian lokal.


Direktur Rumoh Pangan Aceh, Rivan Rinaldi, menyampaikan bahwa persoalan utama yang dihadapi petani Aceh selama ini bukan pada rendahnya produksi, melainkan pada terbatasnya akses pemasaran dan kendala distribusi. 


"Akibatnya, hasil panen kerap tidak terserap optimal dan harga jual sering merugikan petani. Karena itu, RPA mendorong keterlibatan masyarakat agar rantai distribusi menjadi lebih pendek dan petani memperoleh harga yang lebih adil dari sisi ekonomi, " jelasnya pada Senin (19/01).


Semangat tersebut kemudian diwujudkan menjadi aksi kolaborasi antara Masjid Oman Al-Makmur Banda Aceh dan Rumoh Pangan Aceh, dengan menggelar bazar sayur bertajuk “Belanja Sambil Berbagi”, lanjutnya.


"Kegiatan  dilaksanakan pada Ahad subuh, 18 Januari 2026, setelah rangkaian kegiatan Safari Subuh BBC.  Bazar ini ditujukan untuk membantu petani di Aceh Tengah yang terdampak bencana banjir dan longsor, sehingga mengalami gangguan distribusi dan penurunan pendapatan, " paparnya.




Ditambahkan Rivan dalam kegiatan tersebut, pihak masjid membeli langsung hasil panen petani dengan harga yang layak, kemudian menjualnya kepada jamaah dan masyarakat umum. Berbagai komoditas pertanian seperti cabai, tomat, kentang, bawang merah, kol, hingga aneka buah-buahan dipasarkan dalam bazar ini.


Sementara itu, Pengurus Masjid Oman Al-Makmur yang juga Panitia Program Bazar Sayur Mauliza Akbar mengatakan, bahwa kegiatan ini bukan sekadar aktivitas jual beli, tetapi juga gerakan solidaritas sosial berbasis masjid. 


"Jamaah yang hadir dalam Safari Subuh BBC diajak untuk melanjutkan kebersamaan, dengan berbelanja kebutuhan sehari-hari sambil berpartisipasi langsung dalam membantu pemulihan ekonomi petani penyintas bencana, " ujarnya. 


Kolaborasi ini menegaskan peran masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pemberdayaan ekonomi umat, sambungnya. 


"Program bazar sayur ini telah dilaksanakan beberapa kali dan direncanakan akan terus berlanjut. Rencananya sebelum Ramadhan kami akan ke Aceh Tengah lagi. Aksi kolaborasi ini sebagai bagian dari komitmen memperkuat ketahanan pangan dan keberpihakan kepada petani lokal di Aceh, " tutupnya.


Soraya 


Komentar

Tampilkan

Terkini