Kebun Kemiri Milik Warga Ie Suum (Video : Tarmizi)
Aceh Besar - Sebuah desa tepat berada di bawah gunung. Di utaranya gunung, di barat gunung, di selatan gunung, di timur juga gunung.
Depan belakang gunung, kiri kanan gunung, itulah kondisi Desa Ie Suum Aceh Besar. Terhimpit antara pegunungan Lamteuba, perbukitan Blang Bintang, perbukitan Krueng Raya. Lalu di atasnya ada gunung Seulawah yang lebih tinggi.
Memiliki hanya sebuah ruas jalan yang menghubungkan ke Krueng Raya dan Lamteuba. Ada sebuah jalan lagi yang membelah pegunungan hingga ke Blang Bintang.
Sungai Kering Pada Musim Kemarau (Video : Tarmizi)
Di lokasi terpencil itu warga Ie Suum hidup dan beraktivitas. Tanpa sawah, dan kondisi sungainya pun kering. Hanya sebuah sungai kecil sebesar alur yang masih menyisakan air.
Dengan kondisi seperti itu pertanyaan pertama muncul. Bagaimana mereka bisa hidup? Apa sumber ekonomi warga Ie Suum, karena tanpa padi dari mana sumber pangan mereka.
Ternyata di balik kegersangan Desa Ie Suum pada musim kemarau, mereka tidak bisa mengandalkan tanaman padi dan peternakan.
Setiap musim kemarau tiba, rumput-rumput di Desa Ie Suum mengering. Dampaknya sapi kekurangan pakan, sebab itulah warga desa tidak bersawah dan minim beternak.
Meski masih ada juga sapi dan domba di desa itu, jumlahnya tak banyak. Warga Ie Suum lebih mengandalkan perekonomian mereka pada sektor perkebunan.
Kemiri adalah tanaman utama yang ditanam warga Ie Suum. Pohon ini memiliki daya tahan yang kuat, saat musim kemarau tiba.
Pinang juga menjadi andalan warga Ie Suum. Mangga, nangka, pisang dan berbagai tanaman buah, menjadi sumber ekonomi mereka.
Di himpitan gunung itu pula Ie Suum masih memiliki sumber ekonomi lain. Dari sektor wisata, pemandian air panas Ie Suum sedikit memberi tambahan pendapatan.
Desa Ie Suum adalah sebuah jalur lintas menuju Lamteuba, juga menuju Krueng Raya. Di sisi barat untuk menuju kota Banda Aceh bisa melintasi jalan Blang Bintang.
Hanya terdapat satu Sekolah Dasar di desa ini. Sebuah mesjid, dan beberapa kios kecil, serta sebuah Kopdes Merah Putih yang mulai rampung. Selebihnya rumah warga yang dibangun di dalam kebun.
Tarmizi Alhagu