Kebun Kemiri Milik Warga Ie Su,um
Aceh Besar-Sebuah desa tepat berada dibawah gunung, di utaranya gunung, dibarat gunung, di selatan gunung, di timur juga gunung.
Depan belakang gunung, kiri kanan gunung, itulah kondisi desa Ie Su,um Aceh Besar, terhimpit antara pegunungan Lamteuba, perbukitan Blang Bintang, perbukitan Krung Raya, lalu diatasnya ada gunung Seulawah yang lebih tinggi.
Memiliki hanya sebuah ruas jalan yang menghubungkan ke Krung Raya dan Lamteuba, ada sebuah jalan lagi yang membelah pegunungan hingga ke Blang Bintang.
Sungai Kering Pada Musim Kemarau
Dilokasi terpencil itu warga Ie Seu,um hidup dan beraktivitas, tanpa sawah, sungainya pun kering, hanya sebuah sungai kecil sebesar alur yang masih menyisakan air.
Dengan kondisi seperti itu pertanyaan pertama muncul, bagaimana mereka bisa hidup, apa sumber ekonomi warga Ie Seu,um, karena tanpa padi dari mana sumber pangan mereka.
Ternyata dibalik kegersangan desa Ie Seu,um di musim kemarau, mereka tidak bisa mengandalkan tanaman padi dan peternakan.
Setiap musim kemarau tiba, rumput-rumput di desa Ie Sue,um kering, dampaknya sapi kekurangan pakan, sebab itulah warga desa tidak bersawah dan minim beternak.
Meski masih ada juga sapi dan domba di desa itu, jumlahnya tak banyak, warga Ie Seu,um lebih mengandalkan perekonomian mereka pada sektor perkebunan.
Kemiri adalah tanaman utama yang ditanam warga Ie Seu,um, pohon ini memiliki daya tahan yang kuat, saat musim kemarau tiba.
Pinang juga menjadi andalan warga Ie Seu,um, mangga, nangka, pisang dan berbagai tanaman buah, menjadi sumber ekonomi mereka.
Dihimpitan gunung itu pula Ie Seu,um masih memiliki sumber ekonomi lain, dari sektor wisata, pemandian air panas Ie Seu,um sedikit memberi tambahan pendapatan.
Desa Ie Seu,um adalah sebuah jalur lintas menuju Lamteuba, juga menuju Krung Raya, disisi barat untuk menuju kota Banda Aceh bisa melintasi jalan Blang Bintang.
Hanya terdapat satu Sekolah Dasar di desa ini, sebuah mesjid, dan beberapa kios kecil, sebuah Kopdes Merah Putih yang mulai rampung, selebihnya rumah warga yang dibangun didalam kebun.
Tarmizi Alhagu.