Iklan

Mari Kunjungi Atjeh Wedding Expo

Sabtu, 21 April 2018, April 21, 2018 WIB Last Updated 2018-07-23T10:44:03Z


Banda Aceh-Hotel Hermes Palace Banda Aceh kembali menggelar Atjeh Wedding Expo IV di lobi hotel setempat pada 19-22 April 2018. Kegiatan itu bertujuan untuk mempermudah calon pengantin menjumpai vendor-vendor pernikahan di satu tempat. Selain itu juga untuk memberi inspirasi dan mempermudah calon pengantin menemukan kebutuhan pesta pernikahan.

Acara dibuka oleh Istri Gubernur Aceh, Darwati A Gani di Hotel Hermes Palace pada Kamis, 20 April 2018. Kepada media ini Darwati menyatakan dengan adanya even tersebut bisa menjadi tempat untuk mengambil keputusan bagi para calon pangantin. Menurutnya berbagai booth yang ada menyediakan busana pengantin, jasa dekorasi dan jasa foto, sehingga memudahahkan calon linto dan dara baro.

Dia berharap kegiatan dapat berjalan dengan baik sembari untuk melestarikan budaya Aceh. “Semoga ke depan tidak hanya menampilkan dekorasi, tapi juga ada prosesi adat perkawinan Aceh sebagai even pariwisata. Semua daerah di Aceh bisa menampilkan adatnya masing-masing , “ ujarnya.

Ketika ditanya bagaimana persiapan pesta perkawinan putrinya yang akan digelar minggu depan. Darwati menjelaskan semuanya berasal dari Aceh, dari busana pengantin, dekorasi, even organizer dan memakai adat Aceh.

Acara Atjeh Wedding Expo ini juga dirangkai dengan sejumlah kegiatan yaitu seminar bersama BKKBN bagi calon pengantin, demo make up, fashion show, live music, beauty class serta lomba foto instagram. Vendor yang ikut diantaranya butik busana pengantin, penyedia pelaminan, jasa dokumentasi, serta produk kecantikan dan kerajinan lainnya.

Sementara itu General Manager Hotel Hermes Palace, Syafrial Munaf yang ditemui usai pembukaan, mengatakan untuk tahun ini pihaknya mengundang peserta lebih banyak. Menurutnya ada 19 yang awalnya berminat, namun karena ada halangan hanya 3 yang bisa ikut pameran.

Dia berharap dengan adanya even ini mampu melestarikan adat budaya perkawinan Aceh. “Adat ini tidak boleh lepas, secara turun temurun budaya tetap harus dipertahankan. Sebenarnya belum lengkap, ini baru sebatas untuk pelaminan, dan busana. Ada prosesi yang belum kita padukan, kami usahakan untuk expo ke depan bisa, “ paparnya.

Soraya 
Komentar

Tampilkan

Terkini