Iklan

Syaridin Sarankah Lomba Penelitian Ilmiah di Pascal

Minggu, 13 Januari 2019, Januari 13, 2019 WIB Last Updated 2019-01-14T14:22:17Z




Banda Aceh-Ribuan siswa dari 43 sekolah tingkat SMP maupun SMA se-Aceh, mengikuti unjuk prestasi di ajang Parade of Art, Science and Religion (Pascal) SMAN 10 Fajar Hararapan selama 3 hari yakni 12-14 Januari. Acara dibuka oleh Plt Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MT yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Aceh Syaridin S Pd M Pd, di Halaman SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh pada Sabtu  (12/1).

Pascal memperlombakan 14 cabang diantaranya cerdas cermat, debat Bahasa Inggris, lomba nasyid, cipta puisi, tajhid mayit, vokal solo dan lain sebagainya. Selain itu, juga digelar pameran karya seni serta arena sejumlah stan kuliner.

Pembukaan Pascal tahun ini di SMAN10 Fajar Harapan, turut dimeriahkan dengan penampilan Tari Rampoe massal selama 15 menit oleh ratusan siswa siswi Fajar Harapan. Tarian ini menarik perhatian siswa dan para orang tua, dengan konstum penari warna warni disertai gerakan dinamis.     



Kepala Dinas Pendidikan Aceh Syaridin S Pd M Pd mengatakan Pascal merupakan agenda tahunan dari SMAN 10 Fajar Harapan dan pihaknya sangat mendukung serta berharap bisa ditingkatkan setiap tahunnya.

“Saya menyarankan untuk bidang sains dan ilmu pengetahuan ada sedikit nuansa yang berbeda, bisa dikembangkan ada penelitian ilmiah remaja. Karena ini sangat penting bagi pengetahuan, anak-anak kita di daerah meneliti lingkungan bisa dikumpulkan dan dilombakan, “ ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 10 Fajar Harapan Muhibbul Khibri S Pd M Pd menerangkan seluruh siswa dari kabupaten dan kota di Aceh sangat antusias mengikuti kegiatan tahun ini. Pihaknya turut bangga dapat memberikan dukungan dan motivasi kepada para siswa. Mereka yang hadir untuk memberikan inovasi dan kreasi dalam menyelesaikan artikulasi pendidikan di Aceh, jelasnya.

“Untuk karya tulis sudah ada, penelitian belum ada. Even ini kita sahuti apa yang diinginkan, kegiatan bisa berdampak terhadap anak-anak didik di Aceh. Untuk melestarikan kreativitas anak-anak dan mampu bersaing dan memberi motivasi untuk pendidikan Aceh, “ imbuhnya.

Soraya

Komentar

Tampilkan

Terkini