Kapolda Aceh Sidak Sejumlah Posko Gampong PPKM Mikro Di Banda Aceh

Selasa, 25 Mei 2021, Mei 25, 2021 WIB Last Updated 2021-05-25T12:50:40Z

 



Banda Aceh - Kapolda Aceh Irjen Pol Drs Wahyu Widada, M Phil, Senin (24/5) kemarin melakukan sidak ke sejumlah Posko Gampong PPKM Mikro di wilayah Banda Aceh. 


Kapolda Aceh melalui Karo Ops Kombes Pol. Drs Agus Sarjito, menyebutkan, Posko Gampong PPKM Mikro yang disidak Kapolda Aceh diantaranya di Kecamatan Baiturrahman dan Luengbata, Banda Aceh. 


Setelah memantau dan mengecek di sejumlah posko tersebut, ternyata masih ada beberapa permasalahan, dan kendala sehingga Kapolda Aceh terus mendorong Camat, dan Keuchik untuk melengkapi sarpras pada Posko Gampong, minimal wajib ada panel data struktur organisasi Posko Gampong, panel data dokumentasi kegiatan Posko Gampong, sebut Agus Sarjito. 


"Kemudian juga harus tersedia rencana Kegiatan harian dan mingguan, buku mutasi kegiatan harian, buku kunjungan supervisi dan asistensi, panel data kasus positif harian sembuh dan meninggal dunia tiap dusun, peta zonasi per dusun, lemari  seperti obat-obatan, alat rapid atau swab, APD)," jelasnya.


"Mendorong Camat dan Keuchik untuk segera mencari solusi kebutuhan anggaran Posko Gampong, kaitannya dengan penggunaan dana desa sebesar 8 persen, sedangkan pemangku kebijakannya adalah ada pada Badan Pendamping Masyarakat Desa (BPMD) yang berada langsung dibawah Bupati atau Walikota, " urainya.


"Jangan biarkan permasalahan anggaran ini menjadi membuat Posko Gampong menjadi tidak bekerja, dan jangan sampai anggota kita Bhabinkamtibmas yang bekerja sendiri di Posko Gampong, desak camat dan keuchik untuk bekerja bersama-sama sesuai struktur organisasi Posko Gampong," ucapnya.


"Laksanakan pendataan kasus positif, sembuh, meninggal dunia perdusun dan tindak lanjuti dengan kegiatan 3T secara tuntas, di setiap 1 orang positif maka secara aturan wajib ditemukan minimal 15 kontak erat kemudian dorong Puskesmas untuk melaksanakan Swab kepada setiap kontak erat yang ditemukan," tambah Agus Sarjito. 


" Antisipasi pemulasaran jenazah, lakukan Pamwal terhadap proses pemakaman jenasah Covid-19," demikian tutup Agus Sarjito.


Red

Komentar

Tampilkan

Terkini