Jama, ah Sufi Dari Riau Iktikaf Di Mesjid Baiturrahim, Ulelheu, Banda Aceh.
Banda Aceh-Shalat Ashar di mesjid Baiturrahim, Ulelheu, Senin sore, 2/11ini, sungguh tidak biasa, dibuat kaget dengan keberadaan jama, ah di belakang saya, seorang berseragam polisi berpangkat Peltu, tepat berada disisi kanan belakang.
Bukan seragam polisinya yang bikin saya kaget, tapi sosoknya mirip sekali dengan seorang imam, yang selalu memimpin shalat di mesjid Baiturrahim.
Saya sampai beberapa kali menoleh kebelakang, memastikan siapa sebenarnya sosok polisi itu, mata saya yang sedikit rabun sungguh tidak mampu memberi kepastian.
Terakhir menoleh, kami bersalaman, "pak Imam ya, tanya saya, iya jawab polisi berseragam Peltu itu, " Menghapus rasa penasaran saya terhadap dirinya.
Kekagetan di mesjid Baiturrahim ini bukan pertama untuk saya, suatu ketika saat shalat shubuh, saya juga dibikin kaget dengan kehadiran, seorang tentara berpakaian loreng, dia langsung maju memimpin shalat.
Saya yang berada di saf belakang disisi wing kanan, mendengar lantunan ayat yang mirip, dengan suara seorang imam mesjid Baiturrahim.
Setelah selesai shalat saya melihat ternyata tentara itu, benar memang imam mesjid Baiturrahim, saat itu saya berpikir, saya seperti berada di zaman Gubernur Militer M. Daoed Beureueh, saat para tentara memimpin shalat di berbagai mesjid.
Seorang lagi imam mesjid Baiturrahim, adalah anggota DPRK Banda Aceh dari Fraksi PKS, beberapa imam lain saya belum tahu profesinya.
Sementara Ketua BKM Mesjid Baiturrahim, adalah Bupati Aceh Besar Muharram Idris, mantan Panglima Wilayah GAM Aceh Besar.
Mesjid yang sederhana ini ternyata tidak biasa, setidaknya imamnya dan Ketua BKM nya bukan orang biasa.
Jama, ah di mesjid ini juga terdapat, beberapa orang dengan latar belakang tidak biasa.
Di beberapa mesjid diseluruh dunia, memang terdapat imam atau Jama, ah, dengan latar belakang tidak biasa.
Setelah kaget di pimpin imam shalat seorang remaja berpakaian celana training, di mesjid Urhuss Denmark, kini imam mesjid Baiturrahim bikin saya kaget kembali.
Tarmizi Alhagu.